Senin, 21 Mei 2012

Rembang Tempo Dulu


Yuk Melihat Rembang era-Tahun 1950-an

Melihat Rembang yang sekarang memang tidak lepas dari perkembangannya dari tahun ke tahun, perkembangan yang sangat pesat membuat bangunan-bangunan tua saksi zaman tergilas oleh komersialisasi ekonomi di bangun dan di bongkar dengan bangunan-bangunan modern yang lebih mewah.
            Kalau kita tau banyak tentang foto-foto kota Jakarta tempo dulu itu sudah biasa, melihat foto Semarang tempo dulu itu juga biasa, nah kali ini Saya akan menyajikan potret kota Rembang Tempo dulu sekitar tahun 1950-an sudah bisa di banyangkan seperti apa, ya sepi, damai sejuk, kereta api dengan loko tua melintasi kota, deretan orang mengendarai sepeda onthel, serta kederhanaan raut mereka yang tulus dan polos.
1.  Halte Kereta Api dekat pasar Rembang, wow ada pamflet Pancasila, maklum saat itu kan sedang ada partai dan paham komunis.



2. Terminal Bus Rembang, hem sederhana bgt, eh dokarnya ternyata masih sama seperti sekarang dengan roda dari kayunya


3. Pasar Rembang, asik juga naik sepeda onthel onto hehe

4. Suasana Rakyat Rembang mendukung Pepera, pada pake’ peci item maklun saat itu memang lagi trend dan menjadi salah satu style rapi busana laki-laki saat itu



5. Taman kartini, belakangnya itu gereja kuno yang sekarang menjadi perpustakaan daerah sempat roboh tahun 1999 dan direhab seperti aslinya tahun 2007

6. Ziarah bung Karno di Makam R.A kartini, hem spesial banget dapet kunjungan beliau



7. Terminal Sarang, eh ada mobil yang bentuknya seperti gambar di Produk “Moto Cap Mobil” hehe pasti bukan sembarang orang tuch yang punya, keren.

8.  Sekolah Guru Bantu Rembang (SGB) sekolahnya hanya satu tahun sudah jadi guru, tapi itu dulu


9. Stasiun Mantingan kab.Rembang, Stasiunnya masih sampai sekarang depan TPK Mantingan tapi kondisinya sangat memprihatinkan dah mau roboh.

Sekian semoga menambah wawasan anda tentang kota Rembang tercinta. Boleh Copy paste tapi harap cantumkan sumber blog ini ya karena tulisan & gambar blog juga hasil karya seseorang, Salam S.A Atmadja.  ©priyatmaja.blogspot.com

2 komentar:

  1. Satu tahun bisa jadi Guru. WAW amazing!!!!!!! Aku aj ini 4 setengah Taon dan itupun TIDAK langsung jadi guru. Aku harus pindah ke kota BANGKIT dan menemukan sekolah itu, hanya itu yang dapat kulakukan untuk mengejar cita2.
    Jangan2 aku adalah manusia ***t* (Upssss........kan di atas pol tadi dah diperingatkan jangan sembarangan bilang kata nasi dalam bahasa Jepang).

    BalasHapus
  2. Itu sekolah dah tutup tahun 80-an ahir bang -.-' haha... Haha jgn ucap kata bento sembarangan d rembang...wkwkwkwkw :D

    BalasHapus