Sunday, 2 June 2013

Cara Membuat SKCK dan Kartu Kuning AKI/Kartu Pencari Kerja



Prosedur Resmi Pembuatan SKCK
SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) atau sering disebut surat kelakuan baik sangat banyak fungsinya, utamanya dalam hal untuk mencari pekerjaan surat ini digunakan oleh perusahaan/lembaga yang kita lamar sebagai acuan apakah kita memiliki catatan kriminal apa tidak. Nah buat teman-teman yang mau membuat SKCK mungkin akan merasa wah ribet banget prosedurnya, ntar aku har us kemana aja, syaratnya apa aja,,,yep prosedurnya sangat gampang walaupun melewati beberapa Tahap dr tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten, Berikut prosedurnya:
Persiapan Awal: KK, KTP, Akta lahir, foto 4x6 warna 10 lembar, bolpoin, duit.
1.      Mintalah surat pengantar dari desa (bilang aja mau bikin SKCK) tapi yang sopan ya sob, contoh: “pak lurah nuwun sewu, badhe nyuwun surat pengantar kangge ndamel SKCK” hehehe
2.      Dengan berbekal surat pengantar dari desa datanglah ke kantor kecamatan, bilang mau bikin SKCK serahkan surat pengantar dari desa, nanti surat pengantar dari desa akan dilengkapi dengan tandatangan Pak Camat dan diserahkan kembali ke anda (bayar biaya administrasi seihlasnya 3-5 ribu aja. Sebenere sich gratis -,-) eh jangan lupa bawa KK, KTP & Akta Kelahiran).
3.      Nah langsung aja ke Koramil tapi kadang langsung disuruh ke Polsek foto copy Akta Kelahiran, KK, dan KTP masing 1 lembar. Foto warna 4x6 5 lembar background merah. Ikuti prosedur yang ada (termasuk mengisi angket biodata pribadi) setelah semua selesai anda akan mendapat surat dari Polsek untuk selanjutnya dibawa ke POLRES. (biaya Rp. 10.000,-)
4.      Dah hampir final, di POLRES kita langsung aja ke loket pembuatan SKCK serahkan surat dari POLSEK serta foto 4x6 warna 5 lembar nanti kita akan disuruh mengisi formulir, serahkan formulir, kemudian kita ke loket pengecekan sidik jari (bayar Rp.5000,-) setelah dapat kartu sidik jari datanglah lagi ke loket SKCK untuk mengambil SKCK kita yang sudah jadi (bayar Rp.15000,-) , jangan leha-leha dulu, ada baiknya foto copi SKCK anda untuk sekalian dilegalisir sebanyak 10 lembar. SELESAI. Good luck guys! Moga ketrima kerja di tempat yang anda idam2kan. Amin!! hubungi saya jika ada syukurannya...ehehe :D
*) Masa Aktif 6 Bulan, untuk perpanjang datang ke POLRES dengan menyerahkan SKCK lama.




Prosedur Pembuatan Kartu Kuning/AKI
Kartu Kuning atau disebut Kartu Bukti Pendaftaran Pencari Kerja adlah syarat wajib bagi yang ingin mendaftar di kantor-kantor pemerintahan, prosedur pembuatannya sangat mudah datanglah langsung ke Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi , berikut langkah-langkahnya:

Persiapan awal: foto copy ijazah dari SD, SMP, SMA, S1, dst) 1 lembar saja, foto 3x4 2 lembar boleh hitam putih boleh warna, dan bolpoin.
1.      Langsung saja ke loket pembuatan kartu kuning/AKI isi formulir yang berisi tentang biadata pribadi dan sekolah, serahkan kembali ke petugas beserta foto kita.
2.      Setelah nama kita di panggil nah sudah jadi. It’s free gretong alias gratis... eit jangan santai dulu foto copy sebanyak 6 lembar untuk mendapat legalisir. Semoga sukses!! J

*) Masa aktif 1,5 tahun, untuk perpanjang datang langsung ke loket serahkan kartu lama dan juga bawa foto 3x4 2 lembar.


 






Saturday, 11 May 2013

Kamus Dialek Rembang-Bahasa Indonesia (Full Version)

A
ae 1 Saja, 2 Kalimat yang biasa di lafalkan dalam Bahasa Jawa baku yaitu wae : ngono ~ kok angel leh dik.
along Istilah untuk nelayan yang mendapatkan ikan banyak:alhamdulillah, ~ kang entuk iwak akih dino iki.
Ameh akan: ~ moro omahem aku sesuk sore.
Ambek 1 dengan, 2 dan          
Ape akan: nak ~ moro sawah jo lali gowo paculem
Athek kata awal, tengah atau ahiran yang berfungsi sebagai penegas kalimat: wis rasah nagis ~ karo njumbek barang ngono.
Awang-awangen selalu teringat sesuatu
B
Bento 1 Gila, 2 Stres, 3 bertingkah diluar kewajaran : ati-ati nduk neng ngarep omah ono wong ~ ojo metu ndisik yo.
Bento! kr ungkapan kekesalan untuk seseorang yang dianggap melanggar norma: wo cah ~! cilik kakean tingkah!
Bledakan berlari tak teratur dengan suara gaduh
Bekakas sesuatu yang dianggap murahan, kampungan, sangat jelek: ~ ngono ae kok mok tuku larang yo cung.
Beluk burung hantu (Strix leptogrammica)
Blarutan kondisi badan yang lusuh, kumal dan kotor: rupanem kok ~ leh cung, mau bar ngarit neng endi?
Blabak papan tulis
Bileng kepala pusing: sirahku ~ ek nduk tukokno puyer yo neng warunge dhe Sutiyem.
Bedigal hewan sejenis kepik bertubuh keras berwarna hitam atau coklat (coccinella arcuat).
Bidak, Bincil kr  buta, tidak bisa melihat secara jelas. Kata ini biasanya digunakan sebagai umpatan.
Bodoni dibohongi
Buwoh nyumbang (acara penikahan, sunat dll): Yu Jasmi sampeyan ape ~ kapan?
Bek Penuh
Bakwan gorengan yang terbuat dari jagung saja di campur tepung dan bumbu rempah-rempah
Brambang bawang merah
Brak tempat penggilingan tebu
Beton isi buah nangka
Bomah masuk rumah:             ~ ndisik kene mas udane iseh deres lho.
Bluron mandi di kali
Bluluk kelapa yang masih kecil
Batur teman
          Mbaturi menemani
Beres alat untuk memotong tembakau kering.

C
Celuluk 1 menjawab 2 menegur sapa.
Ceremet, Cueremuet kesal, gemas dengan sesuatu: ~ aku! dienteni rong jam kok gak ono teko.
Cengek membuat anak kecil menangis, je’e rene kowe Kun anakku mbok ~ yo?! Kok nangis nggowar-nggowar.
Ceblok, Ceglok, Ciglok jatuh (benda selain manusia): ya Allah pelem wis mateng jek ~ asanem.
Celandaan berbuat sembarangan
Cangak udud burung kuntul hitam (Bubulcus ibis)
Ceret kendi terbuat dari alumunium
Ceprutan, Caprutan buah liar yang tumbuh di sawah yang sudah kering
Ceblong anak katak yang masih berekor (Berudu).
Ceduk, Cerak, Cedik, Cuweduk dekat, sangat dekat: ayo leh mampir, omahku ~ kok soko pasar Pentungan.
Coro udut kecoak (Blaberus giganteus)
-cah sub kata tambahan di ahir kata yang berfungsi sebagai penanda heran, kesal dsb: piye~ sakjane dina iki ape sekolah kok malah banjir.
Ciblon mandi di kali.
Cumpleng, -ngen berisik, bising sekali.
Centhong kondisi jalan tanah yang becek dan berlumpur: Sandalem cangking ae Gus dalane ~.
Cung panggilan untuk anak laki-laki yang masih kecil (dalam bahasa Jawa Standart le, nang dsb)

D
Dilah lampu: je’e leh cung dilahe diurupno peteng iki lho.
Duwek uang: ke’i ~em leh lik, sitik ae lik.
Dir Kelereng
Dugang kr tendang: ***! tak ~ kowe!! Kakean petingkah!

E
Engko, Engkokek nanti, nanti saja: ~ mas aku iseh pengen tuku lipen sepuloh.
Engkuk hewan berwarna putih kecoklatan sebesar ibu jari hidup di tanah gembur dan pohon lapuk
-em/-nem ahiran yang menyatakan milik (wedusem=kambingmu, sepatunem=sepatumu).
          Perhatikan:
          -em unt kata yg brahiran bukan huruf vokal
          -nem unt kata yg brahiran huruf vocal

G
Gregeten sangat kesal
Gendoyo semangka (Citrullus lanatus): ~nem sitok pironan lik?
Gebyah Mencangkul
Gelis cepat
Gedik, Guedik, Gedem besar, sangat besar: walah ~ tenan asanem omahe kang marjono.
Gundik raja rayap
Gebyok papan rumah
Glangse karung: biyah ~nem kok ono tulisane pupuk pusri yo dhe guedik sisan.
Gene 1 apa, 2 mengapa: ~leh? Kok mrengut ae
Gandhokan pegangan: ~ sing kenceng soale aki ape numpak montor buanter.

H
Heci bakwan sayur: ~ne mbak Konaah uenak ke gorengane garing nak dicokot muni kriuk-kriuk.

I
Ita-itu kr sifat yang sok, menganggap dirinya paling hebat
Iwak-  daging
            -pitik daging ayam
            -sapi daging sapi dsb
J
Jengklong nyamuk (Culex pipiens): ~ gedik-gedik, loru sisan nyokote.
Jeding kamar  mandi
Jembuk angka 10 pada permainan kartu
Jagang Standar motor atau sepeda
Jun bejana kecil dari tanah mirip guci di gunakan untuk mengambil air jaman dulu
Jumbleng WC plung
Jenthian jari kelingking: waduh ~ku kecepit lawang naganti abang.
Jempolan Ibu jari
Jemberen kr sangat jijik

K
Kemlinth lihat ita-itu
Kotok, kodho bersifat kasar: karo wong wedok kok wani,pancen ~ kowe.
Kadud karung goni
Kawuk garangan
Kemlandinglaba-laba besar (Araneus diadematus)
Klanding lamtoro gung (Leucaena leucocephala)
Ketelak haus: aku ~ dik gawekno es legen yo.
Kemenyek, Kewat kemayu, centil: bocah ora ayu athek ~ barang leh!
Kembang terong, mbang terong warna ungu
Koncrit julukan untuk      BACA SELENGKAPNYA >>>>

Friday, 5 April 2013

Asiknya Naik Dokar di Rembang




Dokar Melintas di Pasar Lasem
Dokar adalah salah satu kendaraan tradisonal Asli Jawa, perkembangan dokar tidak lepas dari pengaruh kebudayaan barat yang dibawa kaum penjajah Eropa, dokar kalau kita perhatikan dengan seksama mirip dengan kereta kuda di kerajaan-kerajaan Eropa terutama dokar yang ada di Jogjakarta yang memiliki 4 roda kayu. Sedangkan dokar yang ada di Rembang memiliki 2 roda kayu berlapis potongan karet bahan Ban mobil.
Saya cukup bangga dan takjub melihat dokar-dokar di Rembang yang masih mempertahankan bentuk asli dokar sejak jaman dahulu jika saya bandingkan dengan dokar di sekitar Rembang misalnya Blora dan Pati mereka sudah mengganti roda asli yang berbahan lingkaran kayu dengan ban kendaraan roda empat sehingga dokar akan terlihat wagu (jw. aneh_red) dan hilang kegagahannya.
Menurut penuturan orang orang tua jumlah dokar di Rembang sudah sangat menurun drastis kalah dengan mode transportasi modern seperti angkutan umum dan truck. Sedikit beruntung dokar yang ada di Jakarta ia diselamatkan dan menjelma menjadi kereta wisata di sekitar Monas. Ironis memang di saat sering digembar gemborkan pengurangan emisi karbon justru moda transportasi yang ramah lingkungan itu kini semakin terpinggirkan.
Jika anda berkunjung ke Rembang tak ada salahnya untuk naik dokar berkeliling daerah Rembang, tempat mangkal dokar di Rembang terletak di Pasar Kota Rembang dengan rute Pasar-Jl.Gajah Mada lewat Jl.DR. wahidin, Pasar-Alun-alun-Jl HOS.Cokro Aminoto, Pasar-Perempatan Galonan, Pasar-Mondoteko-Ds.Seren, dan sekitar kota Rembang. Di Pasar Lasem, dengan rute Lasem-Punjulharjo (pantura lasem yang arah barat), Lasem-Ds.Kajar dengan nuansa pegunungan yang indah, Lasem-Pasar Nduwur belok kanan arah tempat kuliner khas Rembang Lontong Tuyuhan terus ke selatan sampai Perempatan Ds. Japerejo dari perempatan Japerejo anda pun masih ada rute dokar menuju arah Sulang, dan menuju arah Pamotan. Pasar Pamotan, rutenya ke arah Pancur, dan ke arah pusat kecamatan pamotan sampai arah kecamatan Sedan. Pasar Sedan rutenya sekitar kec.sedan, dan Beberapa titik karamaian di Kec.Sarang. Jika anda ingin menikmati makanan paling terkenal di Rembang yaitu Lontong Tuyuhan ongkos naik dokar dari Lasem (sekiar masjid Lasem)-tempat wisata kuliner Lontong Tuyuhan hanya Rp.3000-4000,-  Bagaimana anda tertarik naik dokar di Rembang? :) Saya tunggu!